Pernikahan adat punya bahasanya sendiri: sapaan pembuka, sebutan untuk acaranya, sampai ucapan terima kasih di akhir undangan. Kata-kata yang tepat membuat undangan terasa hangat dan menghormati keluarga besar, terutama para sesepuh yang paling memperhatikan adat.
Berikut contoh kata-kata undangan pernikahan adat dari tujuh daerah. Semua contoh bisa dipakai di undangan pernikahan adat digital, cukup ganti nama, tanggal, dan lokasi sesuai acara Anda.
Susunan Umum Undangan Pernikahan Adat
Apa pun adatnya, isi undangan biasanya mengikuti urutan yang sama:
- Salam pembuka, sesuai agama atau adat keluarga
- Kalimat permohonan doa restu dan maksud mengundang
- Nama kedua mempelai, beserta gelar adat atau marga bila ada
- Nama orang tua kedua belah pihak
- Rangkaian acara adat, akad atau pemberkatan, dan resepsi, lengkap dengan tanggal, jam, dan lokasi
- Kalimat penutup dan ucapan terima kasih
Salam pembuka sebaiknya mengikuti keyakinan keluarga. Contoh di bawah memakai salam yang umum dipakai di daerahnya, dan bisa Anda sesuaikan.
1. Kata-kata Undangan Pernikahan Adat Jawa
Undangan Jawa umumnya halus dan merendah. Ungkapan seperti nyuwun pangestu (memohon doa restu) dan matur nuwun (terima kasih) sering dipakai untuk memberi rasa Jawa tanpa membuat tamu dari luar daerah kesulitan memahami isinya.
"Dengan memohon rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami, [nama] dan [nama]. Merupakan kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu. Nyuwun pangestu, matur nuwun."
Template yang cocok: Ronce Melati, dengan untaian melati, kembang mayang, dan batik sogan.
2. Kata-kata Undangan Pernikahan Adat Sunda
Undangan Sunda bisa dibuka dengan sampurasun, salam khas Sunda, dan ditutup dengan hatur nuhun. Nuansanya ramah dan akrab, cocok untuk keluarga besar yang dekat.
"Sampurasun. Dengan penuh rasa syukur, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dalam acara pernikahan [nama] dan [nama]. Kehadiran dan doa restu Anda menjadi kebahagiaan bagi kami sekeluarga. Hatur nuhun."
Template yang cocok: Angklung, dengan rumpun bambu, sawah Priangan, dan payung saweran.
3. Kata-kata Undangan Pernikahan Adat Minang
Di Minangkabau, pesta pernikahan dikenal sebagai baralek, dan pesta yang besar disebut baralek gadang. Peran keluarga dari pihak ibu biasanya menonjol, jadi pastikan nama keluarga yang mengundang tertulis dengan benar.
"Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dengan memohon ridha Allah SWT, kami mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i pada baralek pernikahan anak kami, [nama] dan [nama]. Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih."
Template yang cocok: Suntiang, dengan songket merah-emas dan rumah gadang.
4. Kata-kata Undangan Pernikahan Adat Bali
Undangan pernikahan Bali, atau pawiwahan, umumnya dibuka dengan Om Swastyastu dan ditutup dengan Om Shanti, Shanti, Shanti Om. Upacara adat dan resepsi sering digelar terpisah, jadi tuliskan jadwal masing-masing dengan jelas.
"Om Swastyastu. Atas asung kertha wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa, kami bermaksud menyelenggarakan pawiwahan putra-putri kami, [nama] dan [nama]. Merupakan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir memberikan doa restu. Om Shanti, Shanti, Shanti Om."
Template yang cocok: Candi Bentar, dengan gerbang candi bentar, penjor, dan ukiran prada emas.
5. Kata-kata Undangan Pernikahan Adat Batak
Pernikahan Batak melibatkan keluarga besar dan marga, jadi cantumkan marga kedua mempelai serta nama orang tua lengkap. Sapaan Horas dan ucapan mauliate (terima kasih) memberi rasa Batak yang kuat.
"Horas! Dengan sukacita dan memohon berkat Tuhan Yang Maha Esa, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir pada pemberkatan dan pesta adat pernikahan [nama] dengan [nama]. Kehadiran dan doa Bapak/Ibu/Saudara/i sangat kami harapkan. Mauliate godang."
Template yang cocok: Ulos, dengan kain ulos bertenun benang emas dan ukiran gorga.
6. Kata-kata Undangan Pernikahan Adat Betawi
Pernikahan Betawi identik dengan suasana meriah, roti buaya, dan tradisi palang pintu saat rombongan pengantin pria datang. Kata-kata undangannya boleh lebih santai dan hangat, dengan sentuhan logat Betawi di penutupnya.
"Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dengan memohon ridha Allah SWT, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir di acara pernikahan [nama] dan [nama]. Kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i bikin hari bahagia kami makin lengkap. Makasih banyak, ye!"
Template yang cocok: Gigi Balang, dengan ornamen gigi balang, kembang kelapa, dan roti buaya.
7. Kata-kata Undangan Pernikahan Adat Bugis
Pernikahan Bugis memiliki rangkaian acara yang panjang, seperti mappacci pada malam sebelum akad. Karena itu, undangannya perlu menuliskan jadwal setiap acara dengan teliti. Contoh teks lengkap dan susunan acaranya ada di artikel contoh undangan pernikahan adat Bugis digital.
Template yang cocok: Walasuji, dengan anyaman walasuji, sutra sabbe, dan kapal pinisi.
Tips Menulis Kata-kata Undangan Pernikahan Adat
- Tanyakan pada sesepuh keluarga. Sebutan acara dan urutan rangkaian adat bisa berbeda antardaerah, bahkan antarkeluarga.
- Tulis gelar adat dan marga dengan benar. Kesalahan nama adalah hal yang paling cepat disadari keluarga besar.
- Pakai istilah daerah secukupnya. Satu atau dua ungkapan sudah memberi nuansa adat, sementara isi utamanya tetap mudah dipahami semua tamu.
- Jelaskan setiap rangkaian acara. Untuk tamu dari luar daerah, tambahkan keterangan singkat, misalnya "malam mappacci (doa dan restu keluarga)".
- Untuk pasangan beda suku, pilih adat yang dipakai di prosesi utama, atau gunakan satu kalimat pembuka yang netral.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah undangan pernikahan adat harus memakai bahasa daerah?
Tidak harus. Kebanyakan undangan adat ditulis dalam bahasa Indonesia, dengan satu atau dua ungkapan daerah pada salam pembuka dan penutup. Cara ini menjaga nuansa adat sekaligus memudahkan tamu dari berbagai daerah.
Bagaimana jika acara adat dan resepsi digelar di hari berbeda?
Tuliskan keduanya sebagai rangkaian acara terpisah, masing-masing dengan tanggal, jam, dan lokasi sendiri. Di undangan digital, setiap acara bisa diberi tombol peta sendiri.
Sudah menemukan kata-kata yang pas? Pilih desainnya di halaman undangan pernikahan adat digital, atau buat variasi teks lain dengan generator kata-kata undangan.