6 November 2026 oleh Admin Inpita

Kata-Kata Undangan Pernikahan Digital: 35 Contoh Siap Pakai

35 contoh kata-kata undangan pernikahan digital siap pakai: islami, formal, santai, bahasa Inggris, Jawa, dan Sunda, plus kalimat sopan untuk RSVP dan amplop digital.

Kata-Kata Undangan Pernikahan Digital: 35 Contoh Siap Pakai

Desain undangan sudah dipilih, foto sudah siap, tetapi kursor masih berkedip di kolom teks. Menyusun kata-kata undangan pernikahan memang sering menjadi bagian yang paling lama. Kalimatnya harus sopan kepada orang tua dan kerabat, tetap hangat untuk teman, dan cukup singkat untuk dibaca dari layar HP.

Di artikel ini Anda akan menemukan 35 contoh kata-kata undangan pernikahan digital yang bisa langsung dipakai atau disesuaikan: mulai dari gaya islami, formal, santai, bahasa Inggris, bahasa Jawa, hingga bahasa Sunda. Di bagian akhir ada juga contoh kalimat untuk RSVP, amplop digital, dan dress code, bagian yang sering membuat bingung karena takut terdengar kurang sopan.

Kenapa Kata-Kata Undangan Digital Berbeda dari Undangan Cetak?

Pada undangan cetak, semua informasi harus muat di satu kertas, sehingga teksnya cenderung panjang dan padat. Pada undangan pernikahan digital, informasi sudah terbagi ke dalam beberapa bagian: profil mempelai, jadwal akad dan resepsi, peta lokasi, galeri, RSVP, dan ucapan. Artinya, kata-kata pembuka tidak perlu lagi memuat semuanya.

Ada tiga hal yang membuat penulisan undangan digital sedikit berbeda:

  1. Dibaca di layar kecil. Kalimat yang terlalu panjang akan terasa melelahkan. Dua sampai tiga kalimat untuk pembuka biasanya sudah cukup.
  2. Bisa menyapa tamu secara personal. Undangan digital dapat menampilkan nama tamu di halaman depan, misalnya "Kepada Yth. Bapak Ahmad", sehingga kalimat pembuka terasa lebih dekat.
  3. Data acara sudah tampil otomatis. Tanggal, jam, dan alamat tidak perlu ditulis ulang di kata pembuka. Fokuskan teks pada ajakan dan doa.

Susunan Kata-Kata Undangan Pernikahan yang Baik

Apa pun gayanya, undangan pernikahan umumnya terdiri dari empat bagian berikut:

  1. Salam pembuka, misalnya salam, basmalah, atau sapaan hangat.
  2. Kalimat inti, berisi maksud mengundang dan nama kedua mempelai (biasanya beserta nama orang tua).
  3. Informasi acara: akad atau pemberkatan, resepsi, waktu, dan tempat. Di undangan digital, bagian ini sudah tampil dalam kartu acara tersendiri.
  4. Penutup, berisi harapan atas kehadiran dan doa restu, serta ucapan terima kasih.

Contoh-contoh di bawah ini berfokus pada kalimat pembuka dan penutup, karena itulah bagian yang paling sering Anda tulis sendiri. Ganti [Nama] dengan nama mempelai.

Kata-Kata Undangan Pernikahan Islami (1–6)

1. "Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dengan memohon rahmat dan ridha Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami, [Nama] dan [Nama]. Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu."

2. "Bismillahirrahmanirrahim. Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Dengan izin-Nya, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri walimatul 'ursy kami."

3. "Dengan mengharap ridha Allah SWT, kami mohon kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dan mendoakan pernikahan kami, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah."

4. "Atas rahmat Allah SWT, kami akan melangsungkan akad nikah dan resepsi pernikahan [Nama] dan [Nama]. Kehadiran serta doa Bapak/Ibu/Saudara/i adalah anugerah terindah bagi kami."

5. (Penutup) "Merupakan suatu kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Atas kehadiran dan doanya, kami ucapkan Jazakumullahu khairan. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh."

6. (Penutup) "Semoga Allah SWT membalas kebaikan Bapak/Ibu/Saudara/i dan menghimpun kami berdua dalam kebaikan. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh."

Ingin melengkapi undangan dengan ayat Al-Qur'an dan doa untuk pengantin? Baca juga panduan undangan pernikahan digital islami.

Kata-Kata Undangan Pernikahan Formal (7–12)

Gaya formal cocok untuk undangan yang ditujukan kepada keluarga besar, rekan kerja orang tua, dan tamu yang lebih senior.

7. "Dengan penuh rasa syukur, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan putra-putri kami, [Nama] dan [Nama]."

8. "Tanpa mengurangi rasa hormat, perkenankan kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dalam acara pernikahan kami yang akan diselenggarakan pada:"

9. "Dengan memohon berkat Tuhan Yang Maha Esa, kami bermaksud melangsungkan pernikahan putra-putri kami. Kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i akan menjadi kehormatan bagi keluarga kami."

10. "Kami yang berbahagia, keluarga besar [Nama Keluarga], dengan hormat mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk turut merayakan pernikahan [Nama] dan [Nama]."

11. (Penutup) "Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu kepada kedua mempelai. Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih."

12. (Penutup) "Besar harapan kami atas kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i. Hormat kami, keluarga yang berbahagia."

Kata-Kata Undangan Pernikahan Santai dan Modern (13–18)

Gaya santai pas untuk teman sebaya, sahabat, atau undangan yang dibuat dengan template bernuansa modern.

13. "Kami akan menikah! Setelah perjalanan panjang, akhirnya kami memutuskan untuk melangkah bersama. Kami ingin kamu menjadi bagian dari hari bahagia ini."

14. "Dua cerita yang berbeda akhirnya menjadi satu. Datang, ya, dan rayakan awal babak baru kami bersama-sama."

15. "Hari yang kami tunggu-tunggu akhirnya tiba. Tanpa kehadiranmu, rasanya akan ada yang kurang. Sampai jumpa di hari H!"

16. "From 'aku' and 'kamu' to 'kita'. Dengan bahagia, kami mengundangmu merayakan pernikahan kami."

17. (Penutup) "Doa dan kehadiranmu adalah kado terbaik untuk kami. Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan kami."

18. (Penutup) "Kami tidak sabar bertemu dan merayakan hari ini bersamamu. Jangan lupa konfirmasi kehadiran, ya!"

Kalimat Singkat untuk Mengantar Link Undangan (19–22)

Saat membagikan link undangan, pesan pengantarnya sebaiknya singkat. Biarkan undangannya sendiri yang bercerita.

19. "Assalamu'alaikum, Bapak/Ibu. Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu ke acara pernikahan kami. Detail acaranya ada di tautan berikut: [link]."

20. "Halo, [Nama]! Kami akan menikah dan ingin sekali kamu hadir. Undangannya bisa dibuka di sini, ya: [link]."

21. "Mohon maaf mengundang melalui pesan ini. Semoga tidak mengurangi makna dan rasa hormat kami. Undangan lengkap: [link]."

22. "Dengan hormat, kami sampaikan undangan pernikahan [Nama] dan [Nama]. Mohon kesediaannya untuk mengisi konfirmasi kehadiran di dalam undangan. Terima kasih."

Butuh contoh pesan yang lebih lengkap untuk keluarga, atasan, dan teman? Lihat panduan cara mengirim undangan pernikahan lewat WhatsApp di blog Inpita.

Kata-Kata Undangan Pernikahan Bahasa Inggris (23–26)

23. "Together with their families, [Name] and [Name] request the pleasure of your company at the celebration of their marriage."

24. "We are getting married! Please join us as we celebrate the beginning of our forever."

25. "Two hearts, one love. We would be honored to have you with us on our wedding day."

26. (Closing) "Your presence and prayers are the greatest gift to us. We can't wait to celebrate with you."

Kata-Kata Undangan Pernikahan Bahasa Jawa (27–29)

Untuk keluarga besar yang masih kental dengan budaya Jawa, kalimat dalam bahasa Jawa krama terasa lebih menghormati.

27. "Kanthi nyuwun sih rahmat saha ridhonipun Gusti Allah SWT, kula sakulawarga nyuwun rawuh saha pangestunipun Bapak/Ibu/Sedherek wonten ing pahargyan dhaup putra-putri kula, [Nama] kaliyan [Nama]."

28. "Kanthi raos syukur, kula sakulawarga ngaturaken pisungsung undangan dhumateng Bapak/Ibu/Sedherek, ing pahargyan pawiwahan putra-putri kula."

29. (Penutup) "Rawuh saha pangestu panjenengan sedaya dados kabagyan tumrap kula sakulawarga. Matur nuwun."

Kata-Kata Undangan Pernikahan Bahasa Sunda (30–32)

30. "Kalayan nyuhunkeun rahmat sareng ridho Gusti Allah SWT, simkuring sakulawarga ngahaturkeun uleman ka Bapa/Ibu/Saderek kanggo sumping kana walimatul 'ursy putra-putri simkuring, [Nama] sareng [Nama]."

31. "Kalayan rasa sukur, simkuring ngantos kasumpingan Bapa/Ibu/Saderek dina acara nikahan putra-putri simkuring."

32. (Penutup) "Kasumpingan sareng du'a ti Bapa/Ibu/Saderek mangrupikeun kabagjaan kanggo simkuring sakulawarga. Hatur nuhun."

Tips: bahasa daerah memiliki tingkatan tutur yang beragam di setiap wilayah. Sebelum dipakai, mintalah orang tua atau kerabat yang dituakan untuk membaca ulang kalimatnya agar sesuai dengan kebiasaan keluarga Anda.

Kalimat Sopan untuk RSVP, Amplop Digital, dan Dress Code (33–35)

Bagian ini sering dilewatkan, padahal paling sering menimbulkan rasa sungkan. Berikut contoh kalimat yang tetap halus:

33. RSVP: "Mohon kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/i untuk mengisi konfirmasi kehadiran paling lambat tiga hari sebelum acara, agar kami dapat menyambut Anda dengan sebaik-baiknya."

34. Amplop digital: "Doa restu Anda adalah hadiah terbaik bagi kami. Namun, apabila Anda ingin memberikan tanda kasih, Anda dapat mengirimkannya melalui informasi di bawah ini."

35. Dress code: "Untuk menyempurnakan suasana, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk mengenakan busana bernuansa pastel."

Ingin tahu lebih jauh soal konfirmasi kehadiran? Baca panduan RSVP undangan. Untuk hadiah non-tunai, ada juga panduan amplop digital pernikahan.

5 Tips Menulis Kata-Kata Undangan Pernikahan

  1. Sesuaikan gaya dengan tamu utama. Jika sebagian besar tamu adalah keluarga dan kolega orang tua, pilih gaya formal atau islami. Gaya santai lebih cocok untuk undangan khusus teman.
  2. Tulis nama dengan benar. Periksa ejaan nama mempelai, nama orang tua, dan gelar. Kesalahan nama adalah hal yang paling cepat disadari tamu.
  3. Jangan mengulang informasi. Tanggal, jam, dan alamat sudah tampil di kartu acara, jadi kata pembuka cukup berisi ajakan dan doa.
  4. Gunakan satu sapaan secara konsisten. Jangan mencampur "Anda", "kamu", dan "Bapak/Ibu" di satu undangan.
  5. Baca ulang di layar HP. Setelah undangan jadi, buka link-nya dari HP dan baca seperti seorang tamu. Jika ada kalimat yang terasa terlalu panjang, persingkat.

Buat Kata-Kata Undangan Sendiri dalam Hitungan Detik

Masih belum menemukan kalimat yang pas? Coba Generator Kata-kata Undangan Inpita. Pilih jenis acara dan gaya bahasa, isi nama mempelai, lalu salin hasilnya ke undangan Anda.

Setelah kata-katanya siap, Anda bisa langsung membuat undangan pernikahan digital di Inpita: pilih template, isi data mempelai dan acara, tambahkan foto, lalu bagikan link-nya ke tamu melalui WhatsApp. Paket Basic dapat dimulai dari Rp0, dan Anda bisa melihat contoh undangan pernikahan digital terlebih dahulu untuk mencari inspirasi desain.


Butuh bantuan?